Bagaimana Menyeimbangkan Otak Kiri - Otak Kanan?

Tanya:
Beberapa STIFIn’ers menanyakan tentang keseimbangan otak kiri-kanan. Bila ia otak kanan, muncul pertanyaan bagaimana untuk menyeimbangkan dengan otak kiri?
 
Jawab:
Struktur kepala pada setiap orang sudah yang terbaik.  Tinggal perlu diketahui mana yang paling aktif berperan (sebagai sistem operasi).  

Jika yang paling aktif berada di sebelah kiri, justru alokasikan investasi besar-besaran di sebelah kiri, biarkan yang sebelah kanan berkembang secara alamiah.  Artinya tidak perlu sampai mengeluarkan uang untuk mengkursuskan yang sebelah kanan. 

Tapi jika sekedar exercise olahraga menyeimbangkan belahan otak kan tidak mengeluarkan uang, atau program-program lainnya yang tdk mengeluarkan uang oke-oke saja dilakukan.
 
Penting untuk difahami bahwa kerja otak sangatlah terintegrasi.  Jika pada orang T, otak kirinya dilatih dengan baik maka hasil latihan otak kiri tersebut akan menjalar pengaruhnya ke seluruh belahan otak lainnya. 
Persentase menjalarnya jauh lebih tinggi jika orang T dilatih selain otak kirinya maka hasil latihan cenderung terbatas, baik pada otak yang dilatih ataupun pada jenis otak yang lain.  

Mengapa hal ini terjadi? Karena hanya sistem operasilah yg memiliki daya jalar yang lebih baik untuk mempengaruhi belahan otak lainnya. Keseimbangan otak pada peringkat tertentu akan terjadi dengan sendirinya jika sistem operasi yang diintensifkan. Peringkat keseimbangan tersebut hanya sebatas agar belahan otak lainnya dapat menyokong kerja sistem operasi, bukan sampai pada peringkat sama besar dengan sistem operasi.

Kelas Akselerasi dan Strategi Sukses Ujian Nasional

Tanya:
Anak Ie dimasukkan ke kelas akselerasi, kelas 3-5 ditempuh dalam waktu 2 tahun ternyata ia mampu meski di grade yang paling rendah. Sekarang ia sudah kelas 6 bersiap menghadapi UN. 

Orang tua mengakui bahwa anaknya sangat kreatif, tetapi tidak menunjang sisi akademiknya. Selama ini si anak diikutkan berbagai macam les tetapi tidak berpengaruh positif. 

Apa rekomendasi STIFIn supaya anak Ie bisa sukses secara akademik?
 
Jawab:
Ada waktu setahun untuk dia sukses di UN, supaya dia bisa jadi terbaik hasil UN nya ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Belikan buku2 UN dari 5 tahun sebelumnya, minta dipelajari dan kemudian suruh dia membuat soal UN sendiri sebagai prediksi UN 2012.  Soal UN versi dia diskusikan dengan tutor ataupun gurunya untuk ditakar kemampuannya.
  2. Ulangi cara tersebut beberapa kali sampai sang tutor merasa anak tersebut kemampuannya 100%.
  3. Soal versi dia dari yang pertama hingga yang terakhir kemudian dibukukan. supaya dia serius belajar dan membuat soal sendiri, usahakan hasil karyanya dibukukan dan diterbitkan. Carilah sponsor! ini kerja keluarganya.
  4. Selama proses pembuatan soal dia sebaiknya didampingi oleh para tutor yg hebat agar menghasilkan anak yang hebat.
  5. Lakukan untuk semua mata pelajaran yang di-UN-kan. Jadikan hal ini sebagai proyek yang serius.
 
Mengapa usulan tersebut perlu dilakukan, karena orang Ie perlu dirangsang daya ciptanya, prediksinya, pola berfikirnya, dan kreatifitasnya. Dia jangan hanya belajar dengan cara yang biasa.
 
Tentu saja perlu dipertimbangkan kapasitas si anak. Ukur lingkar kepalanya. Kalau lebih dari 56 cm, proyek tersebut bisa dilakukan.  

Jika kapasitasnya kecil, cara tersebut masih bisa dilakukan, namun mungkin bukunya tidak sampai harus diterbitkan oleh penerbit besar, melainkan diterbitkan sendiri oleh keluarganya.

5 Jurusan Ideal Sesuai Mesin Kecerdasan

Tanya:
Tolong jelaskan tentang 5 jurusan ideal di sekolah berbasis STIFIn? Apa boleh lintas kecerdasan untuk jurusan tertentu? Bagaimana memulai mendirikan sekolah atau universitas yang berbasiskan STIFIn?
 
Jawab:
Simpelnya sekolah atau universitas STIFIn sebaiknya dibagi dalam 5 akademi, yaitu:

  1. Akademi Prestasi dengan indikator keberhasilan lulusannya menjadi JUARA.
  2. Akademi Pentas dengan indikator keberhasilan lulusannya punya TARIF.
  3. Akademi Aktivis dengan indikator keberhasilan lulusannya punya RATING sosial politik yang bagus.
  4. Akademi Bisnis dengan indikator keberhasilan lulusannya menghasilkan LABA.
  5. Akademi Profesi dengan indikator keberhasilan lulusannya memperoleh GAJI.
Kelima-limanya bisa mulai sekaligus, atau bisa juga bertahap.

 
Kriteria masuk akademi bukan berdasarkan mesin kecerdasan STIFIn tapi berdasarkan target keberhasilan sebagaimana indikator masing-masing akademi. Hal ini harus diijabkabulkan dengan orang tua dan anak yang bersangkutan. Dan tidak boleh berubah di tengah jalan.

 
Namun jika sudah masuk kepada penjurusan (program penggemblengan) harus sesuai dengan STIFIn nya, baik di kesesuaian peringkat pertama atau kesesuaian peringkat kedua. Contoh kesesuaian peringkat pertama: T bisa masuk akademi prestasi jika penjurusannya menjadi bintang pelajar. Tipe S bisa masuk akademi prestasi juga jika jenis prestasinya adalah olah raga. Contoh kesesuaian peringkat kedua: tipe T boleh juga menjadi atlit asalkan untuk jenis olah raga yang sesuai, misalnya kalau renang harus gaya dada, atau kalau bulu tangkis mesti fokus ke sektor tunggal.

 
Pendek kata semua tipe boleh mengajukan kemana saja, tetapi nanti master coach STIFIn yang akan mengarahkannya, menggunakan standar kesesuaian peringkat pertama dan kedua, serta pertimbangan-pertimbangan lain memanfaatkan kepakaran master coach.  

Master coach disini tidak harus FP, bisa orang lain yang penting sudah lulus workshop level IV. Jika arahan dari master coach STIFIn itu sudah disetujui orang tua dan anak yang bersangkutan, baru kemudian diijabkabulkan targetnya.

 
Penting untuk diketahui, standar STIFIn untuk sekolah atau universitas hanya boleh dijalankan jika memiliki kesesuaian dengan standar peringkat pertama dan kedua, sedangkan kesesuaian peringkat ketiga hanya bisa diterapkan bagi orang orang yang sudah terlanjur berada di profesi yang salah dan ingin tetap menekuninya (diantaranya karena tidak punya nyali untuk tobat profesi).

 
Pola sekolah atau universitas STIFIn setiap peserta didik digembleng dengan proporsi: 80% by coach + 20% by pengajar. Dan modul total harus mencapai 10 ribu jam efektif yang deliberate-practice. Suatu sekolah atau universitas boleh menggunakan nama STIFIn jika sudah mendapatkan lisensi dari STIFIn Pusat.

Ada Pendapat, Tes STIFIn Tidak Manusiawi.

Tanya:
Ada yang berpendapat bahwa Tes STIFIn tidak manusiawi karena memetakan orang hanya berdasarkan 5 mesin kecerdasan. Tidak spesifik per individu. Misal sama-sama orang Te tapi seharusnya  Te-nya si A dan si B berbeda secara spesifik. Bagaimana pak?
 
Jawab:
Memang betul bahwa Tes STIFIn mengklasifikasi orang dalam 5 jenis kecerdasan dan 9 kepribadian genetik. sehingga template hasil tes memang cuma ada 9 jenis. Dari segi kepribadian genetik semua orang di dunia ini ditetapkan menjadi salah satu diantara 9 yg ada. Tidak ada jenis ke 10.
 
Jadi, apa yg sama diantara semua orang jika dilihat dari kepribadian genetiknya memang cuma ada 9 jenis. Namun jika dibedakan berdasarkan unsur-unsur yang lain tentulah setiap orang akan menjadi unik. Bentuk-bentuk pembeda yang lain misalnya: kepribadian yang non genetik (atau hasil penggemblengan lingkungan), kapasitas otak, jenis golongan darah, unsur-unsur genetik lain yang diturunkan dari ortunya termasuk jenis penyakitnya, kontribusi pengalaman, pendidikan, asupan nutrisi, dan banyak hal lainnya. Semua itu menjadi pembeda.  

Letak kekukuhan konsep STIFIn, justru setelah unsur pembeda yang membikin unik setiap manusia itu kemudian dicari irisan apa yg sama diantara mereka, ketemulah 9 kepribadian genetik yang khas yang tidak terganggu oleh unsur-unsur pembeda lainnya.
 
Mengapa kemudian dianggap tidak manusiawi? Jenis kelamin cuma ada 2. Golongan darah cuma ada 4. Mesin kecerdasan cuma ada 5. Kepribadian genetik cuma ada 9.  Itu justru merupakan penyederhanaan yang genius. 

Menemukan persamaan diantara hutan rimba keunikan justru merupakan kehebatan.  Coba anda bayangkan jika susunan genetik semua orang disusun secara digital setiap orang memiliki triliunan kombinasi digital.  

Ketika kombinasi digital yang beraneka ragam tsb dicari polanya kemudian ditemukan kesamaannya, maka ketemulah 9 kombinasi digital yang sama berdasarkan kepada kepribadian genetiknya.  

Wow justru itu justru sebuah penemuan yang fantastis. Ditemukan 9 kesamaan dari triliunan kombinasi digital. Allah Maha Besar. Marilah lihat penemuan ini dengan kacamata yang bijaksana. Tidak perlu mengingkari adanya persamaan yang sesungguhnya merupakan disain yang indah dari Sang Khalik.
 
Pada tahap sekarang ini kami dari STIFIn hanya bisa mengungkap hasil tes dalam 9 kepribadian genetik. Bisa saja lain kali Tes STIFIn digabungkan dengan pengukuran hardware seseorang dikombinasi lagi dengan golongan darahnya  sehingga bisa lebih tampak keunikannya. Namun saat ini kami menganggap belum waktunya.

Mesin Kecerdasan Sama, Kepribadian kok Beda?

Tanya:
Ada yang mesin kecerdasan dan golongan darah sama, tapi kepribadian mereka tampak berbeda? Mengapa ciri atletis yang seharusnya ada pada seseorang koq tidak tampak?
 
Jawab:
Penentu personaliti selain BELAHAN dan LAPISAN otak (atau disebut personaliti genetik) juga bisa datang dari hardware berbeda karena sumber genetik heriditary yang berbeda dan atau penempaan yang berbeda.  

Sekali lagi perbedaan golongan darah tidak menjadi sumber perbedaan personaliti, melainkan hanya sekedar tukang pos yang membawa pesan ke otak dengan packaging yg berbeda.

Tentang sifat-sifat fisik itu merupakan penjelasan tentang hardware.  Jika berkait dengan hardware hanya boleh dijadikan sebagai kecenderungan semata. Memang bisa tidak sesuai karena ada faktor genetik keturunan.

Bentuk badan seperti atletis, piknis, astenis, displastis, dan stenis memiliki kriteria tersendiri dengan memperbandingkan  komposisi bentuk tulang badan. Ia tidak semata-mata melihat tinggi-pendeknya badan.

Tanya:
Kedua anak kembar yang sama-sama Fe berbeda sifat. Sang adik seperti F banget, sedang sang kakak seperti T banget.
 
Jawab:
Insyaallah hasil tes nya tidak salah. Jika ada kembar yang berbeda, bisa jadi datang dari hardware sumber genetik yang berbeda satu dari ibunya dan yang satu lagi dari bapaknya. 

Tapi jagan khawatir lambat laun akan terbukti bahwa mesin kecerdasan mereka sesungguhnya sama.

STIFIn vs MBTI

Tanya:
Konsistensi Tes STIFIn dibandingkan dengan Tes MBTI bagaimana?
 
Jawab:
STIFIn juga punya inventori (atau tes kuisioner), bahkan ada dua versi (dibuat oleh tim riset Malaysia dan buatan saya sendiri). 

Inventori  STIFIn dan inventori MBTI serta semua jenis inventori yang lain –apapun saja– hanya mampu mengukur FENOTIP (perilaku yg tampak).  

Sehingga kesesuaian Tes STIFIn (yg mengukur GENETIK) dengan inventori TES-TES lain tidak bisa dijadikan sebagai indikator akurasi. Jadi untuk mengukur validitas Tes STIFIn digunakan validitas eksternal melalui bentuk tes yang lain, misalnya seperti simulasi, indepht interview, ataupun observasi.

Hal-hal Unik Seputar Intuiting, Feeling dan Insting

Tanya:
Maksud dari menginkubasi ciptaan pada Ii?
 
Jawab:
Menginkubasi ciptaan dimaksudkan merawat, menelateni, menumbuhkembangkan atau membesarkan ciptaannya supaya dari ide mentah, diolah menjadi setengah jadi, dan diolah lagi menjadi ciptaan yang sudah matang

 
Tanya:
Maksud dari mata ke-3 untuk orang Insting?
 
Jawab:
Maksud dari mata ke-3, sama dengan datangnya naluri tanpa proses berpikir atau disebut indera ketujuh, artinya dapat melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat orang lain karena kecerdasan instingtifnya, tanpa melalui proses berpikir atau terjadi secara spontan
 
Tanya:
Bagaimana cara terbaik yang harus dilakukan agar anak dengan mesin kecerdasan Ie bisa jadi dokter?
 
Jawab:
Secara umum sebetulnya kurang cocok karena pada dasarnya pekerjaan dokter adalah mendiagnosa dan memberi resep obat yang sesuai dan pekerjaan itu lebih cocok untuk orang T dan Si (ilmu yang berpegang teguh pada prosedur dan pengalaman). 

Jika tetap ingin menjadi dokter, sebaiknya dari sekarang difokuskan belajar tentang ilmu kedokteran yg bersifat  preemtive dan preventive, bukan dokter kuratif. Atau bahkan belajar ilmu kedokteran yang diproyeksikan akan muncul pada masa yang akan datang.

 
Tanya:
Kemungkinan apa saja yang dapat membuat orang Fi cenderung serius, tidak banyak omong dan tertutup?
 
Jawab:
Ada 3 kemungkinan yaitu golongan darah, pengaruh lingkungan, dan faktor genetik orang tua. Secara mudahnya jika anak laki-laki lihatlah ibunya dan jika anak perempuan maka lihatlah bapaknya. 

Mungkin saja salah satu atau kedua orang tuanya menurunkan hardware T.
 
Tanya:
Mengapa anak Insting sering berganti sandal atau sepatu?

 
Jawab:
Kerap berganti sandal atau sepatu karena cepat rusak. Cara orang In berdiri, berjalan, dan berlari seperti ‘kurang berbudaya’. 

Mereka menumpukan seluruh berat badan ke alas kaki, pergantian gerakan pasangan kaki ketika berjalan dan berlari cenderung ‘malas diangkat’ sehingga melahirkan banyak gesekan horisontal (dengan pasangan kaki lainnya) dan vertikal (dengan tanah).

Tanya:
Sudah ada 2 orang tua yang bingung dengan anaknya yang sangat pemalu atau tidak PD, dan setelah dilakukan tes STIFIn ternyata hasilnya adalah In. Bagaimana memberikan solusi kepada ortu agar si anak bisa PD?
 
Jawab:
Jika pemalu dan kurang PD itu datang dari mesin kecerdasan itu bukanlah sebuah penyakit.Kepribadian yang cenderung pemalu dan kurang PD adalah Se dan In.
 
Pertama ortu jangan menganggap anaknya yang In bermasalah meskipun ia pemalu atau kurang PD.  Namun ortu tetap harus melakukan sesuatu, jangan dibiarkan berkembang secara alamiah. Harus melakukan treatment tertentu, supaya PD nya cepat hadir. 

Kriteria treatment yang baik untuknya, yaitu: 
  1. Bikin ia merasa berguna (kehadirannya menolong orang lain), atau
  2. Bikin ia merasa kepake (kepilih dalam berbagai aktivitas sekolah dan luar sekolah),  atau 
  3. Ikutkan ia ke berbagai aktivitas, hilangkan waktu bengong, atau yg terbaik. 
  4. Mulailah profesinya lebih dini seperti: chef cilik, entertainer cilik, atau aktivis cilik (spt PMR, pramuka, green peace, lembaga donor, dll).  Insyaallah ia kemudian akan merasa bangga dengan Insting-nya.

Amankah Google?

Masihkah anda merasa *aman bin nyaman*? Bila anda bekerja untuk negara sebagai *Petugas Intel* maka jawabannya *Tidak* Namun bila anda ...